KPK DAN PIKSUS KEJAGUNG PERIKSA SERTA TANGKAP INDIKASI KORUPSI PROYEK ± Rp 8.M. PUSKESMAS PEMAHAN MALING DAN BEGAL UANG NEGARA

Kalimantan Barat Ketapang ‘Media Rajawalinews.online

Indikasi adanya potensi relung celah korupsi, Intansi Penegak Hukum terkait diminta mengusut dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas di Desa Lalang Panjang Kec. Pemahan Kab. Ketapang wilayah hukum Kalimantan Barat (Kalbar), dugaan korupsi ini menguat lantaran mangkraknya dan Mark-Upnya proyek pembangunan Puskesmas anggaran APBD Kab. Ketapang Kalbar TA. 2020-2021 dengan adanya indikasi kuat tindak pidana korupsi terkait pembangunan Puskesmas di Desa Pemahan, berdasarkan penelusuran investigasi tim RN, kamis (08/07/21) temukan indikasi adanya potensi korupsi dan kolusi, pola dan modus korupsi proyek pembangunan Puskesmas Desa Lalang Panjang Kec. Pemahan sebesar ± Rp.8 milyar bersumber dana APBD 2020 modus menggunakan lelang konsolidasi.

Sistem ini berpotensi membuat proyek mangkrak atau Mark-up, pengerjaannya terlambat dan yang mana proyek terbukti gagal menepati waktu dan tidak sesuai dengan janjinya serta tidak menggunakan proses perencanaan sehingga menentukan kualitas bangunan dan menuju celah terjadinya korupsi. Pembangunan yang terlambat dipaksakan oleh kontraktor maupun oknum Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan penyerapan secara maksimal tanpa memandang progress aturan dan prodak hukum aturan yang berlaku. Dugaan korupsi proyek Puskesmas di Kec. Pemahan terindikasi merugikan keuangan negara hingga milyaran. Kepala Dinas Kesehatan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kontraktor serta PPHP sebagai pihak yang disinyalir bertanggung jawab atas indikasi korupsi sisteamatis berjema’ah. Kiranya KPK dan Piksus Kejagung periksa serta tangkap indikasi korupsi proyek Puskesmas Pemahan maling dan begal uang negara ± Rp 8 M proyek tersebut dianggarkan TA. 2020 hingga waktu setahun lamanya, penyerapan proyek Puskesmas di laksanakan serta seperti apa maknisme antara konsultan pengawas dan PPHP bisa mencairkan proyek Mark-Up atau proyek Begal uang negara bisa cair 100% serta atas nama siapa rekening penyerapan anggaran kala itu? Tim awak RN hingga berita ini diturunkan, tak bisa konfirmasi bersama Kelapa Dinas Kesehatan dan PPK pemilik proyek maling uang negara modus proyek Puskesmas di Kec. Pemahan Ketapang Kalbar. *## (Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here