Diminta Aparatur Penegak Hukum ( APH ) Kabupaten Purwakarta,Segera Periksa Desa Cibening,Terkait Anggaran Covid 19 Dan Ambulance

Purwakarta,Media Rajawwlinews.com :

Lanjutan Berita Sebelum nya dengan judul Warga Perum B.I.P Kritis,Diduga Ditolak Pinjam Ambulance Oleh Pihak Pj Desa Cibening

Di massa Pandemi Covid 19,Semua desa di Purwakarta kini telah memiliki mobil ambulans masing-masing yang bersiaga di setiap kantor desa setiap harinya.

Tujuan disediakannya mobil pengangkut orang sakit itu agar memudahkan dan mempercepat penanganan kesehatan yang bisa menjangkau semua lapisan masyarakat di Purwakarta.

Namun,anggarannya berasal dari dana bagi hasil pajak (DBHP) desa.

Pada tahun 2019, bantuan armada ambulans baru untuk seluruh masyarakat desa di Purwakarta sekitar 180 unit mobil baru.

Untuk Semua ambulans telah tersebar ke setiap desa yang ada di Purwakarta dan sudah siap mengantarkan masyarakat yang membutuhkan.

Sebaliknya,di desa Cibening berbeda dengan desa lainnya,yang Diduga tidak di perbolehkan untuk membawa pasien terpapar Covid 19.

Ironisnya,pihak Bamusdes dan sebagai Team Satgas Covid Perum B.I.P malam hari mendatangi ke Rt 25,untuk menjelaskan,mobil ambulance desa cibening tidak dipakai pasien covid persetujuan 7 pegawai desa cibening yang di pimpin kades salah satunya, bamusdes sendiri menolak atau tidak setuju ambulance desa cibening hanya untuk pasien biasa sakit/meninggal, berhubung suara lebih banyak yang setuju akhirnya diputuskan untuk pasien biasa ujar Bamusdes

Dalam hal tersebut,pengennya bamusdes cari solusi mobil ambulance khusus covid ada di desa cibening

Bamusdes sangat sibuk sekarang”ini karena dilingkungan RW 08 sama 09 banyak yang terpapar covid 19 bamusdes membawahi 2 RW 10 RT se BIP tegasnya

Hal tersebut Bamusdes menjelaskan,bahwa instruksi Bidan Ari membawa pasien ke RS Elsa yang Sudah Di kontrak ungkap Bamusdes.

Hal ini,di pertanyakan awak media Cakrabuana.com : berapa anggaran kontrak terhadap Rs Elsa ini…dan Bamusdes mengatakan saya tidak tau itu yang lebih tau pihak Bidan Ari Ungkap nya

Selain itu,dari pihak Bidan tidak ada informasi terhadap Rt ,25.di bawa kemana pasien terpapar Covid 19,saat malam kejadian pasien kritis,dan juga tidak ada informasi lebih lanjut,ungkap Rt 25.

Lanjutnya,Bamusdes menjelaskan kembali karena semalam itu saya ada di Rt,26 yang terkena Covid 19.dan pikiran saya sudah di tanggulangi,karena udah dua kali saya ganti baju karena hujan gede,sakin sibuknya saya engga sempat komunikasi ke Rt 25,ungkap Bamusdes

Akhirnya,Rt,25 mengambil inisiatif untuk membawa warganya Titin yang saat itu sedang Kritis,ke Rs Bayu Asih

Hal tersebut,di tolak dari Rumah Sakit Bayu,dengan mengatakan pihak Dokter Jaga ,Oksigen Kosong,Selang Kosong,Beet Kosong terhadap awak media ini.

Keesokan pagi harinya Bidan Ari menelpon ke Pihak keluarga Pasien kenapa di bawa ke RS Bayu Asih,bukan ke RS Elsa ungkap Bidan

Sedangkan pihak keluarganya tidak ada informasi tersebut mau di rujuk kemana dan di mana pelayanan kesehatan,juga team Satgas Covid 19. Saat warga Rt,25 sedang Kritis.

Menurut Rt,25 kalau kami di informasi kan pasien di bawa ke RS Elsa,pasti kami membawa pasien tersebut ke RS Elsa.debatan pihak keluarga dan warga ke Bamusdes 22/6/2021.

Sedangkan ada pemberitaan di online,saling menyalahkan orang lain alias melempar bola ungkap Rt,25.

Bamusdes sangat berterima kasih sudah bisa komunikasi ke warga Rt 25,dan ini suatu masukan juga dan pembenahan kedepannya,untuk desa dengan tegas

Saat awak media ini konfirmasi melalui Pj Desa Cibening terkait anggaran Covid 19, hanya di baca saja dan tidak ada Jawaban sama sekali.

Di minta Aparatur Penegak Hukum ( APH ) Kabupaten Purwakarta,segera periksa desa cibening,terkait anggaran Covid 19.dan bantuan dari DD.

Akhirnya Berita ini diturunkan apa adanya,bersambung ke edisi selanjutnya.

Reporter Liputan :
Ridho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here