MENDAGRI DIDESAK SEGRA LANTIK H.AKHMAD MARJUKI JADI BUPATI

Kabupaten Bekasi || Media Rajawali news.online

Arkan Cikwan.SH dan Burmawi Kohar, SH, Kuasa hukum .H.Akhmad Marjuki mendesak Mendagri untuk melantik Akhmad Marjuki menjadi Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022, melalui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, ucap Arkan Cikwan SH Kuasa Hukum H.Akhmad Marjuki ke Rajawali Gruop kamis,15/07/2021.

“Klien Kami ( H.Akhmad Matjuki-red) yang terpilih dalam sidang Paripurna pemilihan Wakil Bupati oleh DPRD Kabupaten Bekasi adalah satu satunya untuk pengganti Jabatan Bupati Bekasi jika pelantikan H.Akhmad Marjuki sudah dilaksanakan, dan pemilihan yang digelar tanggal 18 Maret 2020 lalu, sudah sah karena digelar DPRD Kabupaten Bekasi, ungkap Arkan Cikwan SH.

Naiknya Eka Supria Atmaja dari Wakil menjadi Bupati pasca ditangkapnya Neneng Hasanah Yasin oleh KPK, dan ini bisa serupa dengan H. Akhmad Marjuki Jika sufah di lantik maka posisinya akan naik jadi Bupati Bekasi,

“Pasca Pemilihan Wabup terdapat 3 gugatan ke Pengadilan Negeri Cikarang dan PTUN Bandung, namun semuanya ditolak dan pemilihan dinyatakan sah. Tetapi, masalahnya tetap saja kliennya tak dilantik, ujar Cikwan Arkan SH.

Cikwan Arkan SH melanjutan ” Pihaknya, mendesak Kemendagri melalui Gubernur Jawa Barat supaya segera melantik kliennya sesuai UU Otonomi. Dalam pemilihan itu, DPRD Kabupaten Bekasi, mengajukan Akhmad Marjuki dan Tuti Nurcholifah Yasin adik mantan Bupati Neneng Hasanah Yasin sebagai calon Wabup, namun dalam pemilihan hanya dihadiri Akhmad Marjuki dan meraup 40 suara. Dengan kekosongan pejabat tertinggi depenitif di daerah ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri)

, Temasuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secepatnya melantik H Akhmad Marjuki sebagai Bupati Bekasi, Sebagaimana diberitakan.di beberapa media online bahwa saat ini Kabupaten Bekasi kehilangan pemimpinnya Eka Supria Atmaja. Bupati Bekasi yang meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Siloam Kelapa Dua Tangerang, akibat Covid-19, Minggu (11/7)
,Jelas Kuasa Hukum.

“Dengan wafatnya Bupati, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, tanpa pemipimpin lagi, sebab Wakil Bupati kosong, Sekretaris Daerah (Sekda) pun kosong karena setelah tiga besar calon Sekda yang diumumkan Panitia Seleksi dari Provinsi Jawa Barat, tetapi satu dari tiga calon Sekda itu, tidak dilantik hingga masa jabatan Uju berakhir. Bupati Bekasi Eka, melantik Herman Hanapi, Kepala Bandan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebagai Pelaksana Tugas (Plh) Sekda. Artinya, belum depenitif, sedangkan Wakil Bupati Bekasi terpilih Akhmad Marjuki melalui sidang paripurna DPRD tanggal 18 Maret 2020, hingga kini tidak dilantik. Diduga keras ada permainan otak kotor Ala PKI yg patut di curigai penjegalan pelantikan H.Akhmad Marjuki
,tutup Cikwan Arkan SH, selaku Kuasa Hukum H.Akhmad Marjuki.( Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here