Dinas Perkim-LH Terindikasi Garong Uang Negara Bersama
Kontraktor CV.Sakti Betuah Raye Modus Proyek PL

Kalimantan Barat Ketapang || ’Media RajawaliNews.online ‘’

Korupsi Proyek Bentuk Penunjukan Langsung (PL) milik Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH), Disinyalir dianggap berkontribusi dalam menyumbang kerugian negara dengan bentuk pola melaksanakan Proyek PL dengan membiarkan persekutuan Korupsi mengurangi kualitas dan mutu pengadaan barang/Jasa dalam Proyek membuat masyarakat kecewa di sekitar tempat lingkungannya yang di bangun dengan asal-asalan, sebab pejabat pemerintahan kerap disorot dari kebijakan dan permainan Konkalingkong dalam permainan penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK). Terhadap kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Lingkungan di Kab. Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar) dalam hal mengembangkan kasus dan mencari bukti-bukti keterlibatan pihak lain, termasuk perusahaan yang menggarap proyek tersebut. Sepanjang ditemukan dua bukti permulaan yang cukup untuk bahan laporan potensi korupsi di SKPD terkait merupakan pengguna anggaran diduga menyalahgunakan wewenangnya terkait proyek korupsi.
Di katakan Jumadi ‘’ dari Laskar Anti korupsi Indonesia (Laki) bernada tegas benar adanya pada selasa (13/07/21),” Dinas Perkim-LH Kab.Ketapang yang telah sekongkol dan bekerjasama dengan Perusahaan atau kontraktor CV.Sakti Betuah Raye.

Mereka melaksanakan pekerjaan Amburadul, nama Proyek Lanjutan Pembangunan Jalan Lingkungan Gang Hj.Hamimah RT.09/RW.03 Kel Kauman Kec. Benua Kayong. Bilamana proyek tersebut di cairkan 100% oleh Kepala Dinas Perkim-LH dan PPK serta PPHP itu sudah jelas indikasi aktor Garong dan Maling Uang Negara yaitu persekongkolan antara Pemilik Proyek Dinas Perkim-LH dan Pemain Kontraktor dengan Modus operandi Proyek PL Menghantam Keuangan Negara untuk kemakmuran masyarakat Kab.Ketapang Kalbar. Kita akan tindaklanjuti ke tingkat selanjutnya,”timpalnya Jumadi.*##(Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here