Tambang Emas Serinding Disinyalir Ambil Uranium Di Beckingi Oknum Brimob Tertutup

Kalimantan Barat -Ketapang || Media Rajawalinews.online

Indonesia negara dengan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah. Aneka bentuk SDA dapat ditemukan, seperti barang tambang yang merupakan salah satu SDA yang sangat potensial.

Tambang pun turut meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar tempat penambangan. Kendati demikian, aktivitas penambangan juga tidak lepas dari isu pencemaran lingkungan di Desa Serinding Kec Sandai Kab.Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar) adanya kesan dampak dari limbah yang ada. Aneka Bahan Tambang yang ada di dalam perut bumi misalnya Mineral seperti Batu kapur, Belerang, Pasir Kuarsa, Batu Granit dan Aneka Bahan Tambang Logam Industri seperti Uranium, Pasir Besi, Alumunium, Emas dan Perak.

Disinyalir Pertambangan telah menimbulkan dampak kerusakan lingkungan hidup yang cukup besar dari pencucian zat-zat yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan jika airnya dikonsumsi dapat menyebabkan keracunan. Karena Limbah tersebut mengandung belerang, Merkuri, Asam Slanida, Mangan, Asam Sulfat di samping itu menyebabkan polusi udara di sepanjang jalan yang dijadikan aktivitas pengangkutan bahan tambang. Hal ini menimbulkan merebaknya penyakit infeksi saluran pernafasan, yang dapat memberi efek jangka panjang berupa kanker.

Menurut keterangan oknum Komandan Brimob yang selama ini mengepam/bekerja di PT. SSM (Serinding Sumber Makmur) kepada awak RN pada Kamis (08/07/21),” Siapa saja dari pihak luar selain dari pihak manajemen perusahaan tidak bisa masuk. Yang berhak untuk tau itu hanya pihak pengelola perusahaan saja. Kecuali ada mendapat izin dari pak Arif atau bagian Humasnya saja. Apabila dari Humas tidak bisa ya apa boleh buat,”pungkas oknum Komandan Brimob yang ditemui di pos PT. SSM dan ditegaskan oknum Brimob yang membeckingi dan menjaga PT. SSM di depan pintu masuk dihiasi dengan portal berwarna merah,” Tidak boleh foto dan ambil foto di sini. Kami dapat tugas di sini perintah Kapolda,”pungkasnya oknum Brimob.

Hasil Tim investigasi Rajawalinews, oknum Brimob mencegah, melarang dan menghambat kinerja insan Pres dalam menjalankan tugas di balik ini ada apa? PT. SSM begitu ketat dan super ketat penjagaannya dalam area kawasan tersebut, sehingga mengundang pertanyaan dan kecurigaan, tambang emas kah atau penambangan Uranium sebagai bahan Nuklir yang di jaga sebanyak 16 oknum Brimob.*##(Yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here