Akibat Notaris “Bandel” Balik Nama Sertipikat Suwarto Tak Kunjung Selesai Di BPN Kota Bekasi

BEKASI|| Media Rajawalinews.online


Di masa pandemi ini segala urusan menjadi dibatasi tak terkecuali urusan administrasi di institusi pemerintah. Salah satunya pengurusan sertipikat balik nama di kantor BPN Kota Bekasi yang dialami oleh Wardoyo (36 thn) sebagai kuasa dari Suwarto saat ingin mengurus balik nama sertipikat atas nama kliennya di BPN Kota Bekasi, Jl. Chairil Anwar No. 29 Bekasi, (Rabu /23/6/21).

Saya datang ke BPN Kota Bekasi untuk konsultasi terkait balik nama sertipikat atas nama Suwarto klien saya, karena sudah dari tahun 2016 tak kunjung selesai. Awalnya klien saya ini beli tanah dari Sain, seluas 59 meter persegi di Bojong Menteng RT 002, RW 006 Kelurahan Menteng, Kecamatan Rawa Lumbu Kota Bekasi. Dan pengurusan balik nama sertipikat diserahkan kepada Notaris Nur Alfa Kusuma Patria sebagai pejabat PPAT Bekasi yang berlokasi di Jalan Asem Jaya No. 1A RT 004, RW 006, Mustika Jaya, Kota Bekasi dijanjikan selesai 4 bulan. Namun, tunggu punya tunggu hingga tahun 2020 tidak kunjung selesai bahkan menjadi tidak jelas karena notaris Nur Alfa Kusuma Patria tidak diketahui lagi keberadaannya,” ujar Wardoyo.

Sehingga klien saya Suwarto menunjuk saya sebagai kuasa untuk menindaklanjuti pengurusan sertipikat balik nama nya,” lanjutnya.

Pertengahan bulan puasa tahun 2020 saya datang ke BPN Kota Bekasi untuk mengkonfirmasi terkait pengurusan sertipikat balik nama klien saya, tetapi saya tidak dapat bertemu dengan petugas BPN Kota Bekasi, hanya bisa bertemu dengan pihak keamanan (satpam) BPN Kota Bekasi, yang mengatakan bahwa notaris Nur Alfa Kusuma Patria banyak bermasalah tidak hanya kasus saudara Suwarto saja,” jelasnya.

Kalau memang sertipikat balik nama atas nama klien saya Suwarto belum jadi, tolong dong bantu solusinya seperti apa? Masa, saya harus berhadapan dengan pihak satpam terus-menerus yang tidak dapat memberi solusi? Sebenarnya petugas kantor BPN Kota Bekasi itu siapa sih, satpam kah, apa mereka yang didalam kantor BPN ini!,” ketus Wardoyo.

Karena, saya sudah bolak-balik ke BPN Kota Bekasi ini tidak ada solusinya, siapa yang gak kesal bang, saya rasa semua masyarakat yang ngurus sertipikat ke BPN Kota Bekasi ini pasti kesal. Sebab, setiap kali saya datang kesini selalu harus berhadapan dengan pihak satpam,” ucap nya dengan nada kesal kepada wartawan Post Keadilan saat diwawancarai.

“Saya butuh penjelasan dari pihak petugas BPN kota Bekasi ini bang, dan tolong bantu saya seperti apa solusinya, itu aja bang,” harap Wardoyo.

Dari hasil pantauan wartawan Post Keadilan, memang terlihat bahwa setiap masyarakat yang datang untuk mengurus sertipikat ke kantor BPN Kota Bekasi wajib ke satpam. Apalagi, sekarang tidak dapat masuk ke dalam jika tidak menunjukkan hasil rapid test karena meningkatnya kasus covid-19. (SS/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here