BUPATI PURWAKARTA DESAK TURUN KE DESA CIBODAS SUKATANI PURWAKARTA

Purwakarta- Media rajawalinews.online

Ratusan warga demo di kantor Desa Cibodas, .Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, Pasalnya Pihak Desa telah mengontrakan tanah sampalan dengan perusahan klaser (gilingan) pertahun Rp 60Juta selama 3 Tahun = Rp 180. Juta.

Informasi yang di himpun oleh tim pemburu fakta, Di temukan dugaan keras dana hasil dari sewa tanah sampalan di buat Bancakan oleh Sekdes setempat.

Warga meminta Bupati Purwakarta dan jajaran segera sidak dan turun ketanah sampalan Desa Cibodas yang disinyalir perusahan tersebut belum mempunyai ijin Lingkungan ijin IMB, Ijin Amdal Serta tidak jelas hak atas kepemilikan tanah. Sehingga warga Desa Cibodas dengan tegas tidak mengijin adanya pembangunan perusahan klaser tersebut sebelum dapat membuktikan ke Absahan surat surat perijinan nya, tutur salah satu warga yang demo yang tidak mau di sebutkan namanya.

Ali Sopyan DEVISI DPP WATCH RELATION OF CORRUPTION.( WRC ) PENGAWAS ASET NEGARA REPUBLIK INDONESIA) Dengan tegas mengatakan Jika tanah Sampalan itu milik aset Desa harus dapat membuktikan hak kepemilikan atas tanah tersebut, jika tanah sampalan tersebut dikontrakkan 3 Tahun dengan nilai Rp 180 juta seharusnya itu di kembalikan untuk kepentingan umum, bukan dananya di buat bancakan, ucap Ali Sopyan, Senin 31/05/2021.

Lanjyr Ali Sopyan, Kami atas nama WRC sangat mengharapkan pihak jajaran Polres Khususnya tipikor atau krimsus dapat mengusut tuntas adanya indikasi tindak pidana korupsi dengan terjadinya transaksi sewa tanah sampalan, yang dapat dikatakan bahwa tanah tersebut sebagai tanah kas Desa ( TKD), yang sampai saat ini belum di ketahui peruntukannya dana tersebut, pungkas Ali sopyan.

( Berita berlanjut)
Team Pemburu Fakta Rajawali news.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here