Modus Terorganisir Korupsi Dana Pembangunan Desa Negeri Baru

Ketapang Kalbar||Media Rajawalinews.online

Ada beberapa hal modus pertanggungjawaban keuangan pengelolaan Dana Desa terkait dugaan ada potensi penyelewengan pembangunan Anggaran Dana Desa Negeri Baru Kec.Benua Kayong Kab.Ketapang Kalimantan Barat (Kalbar). Pasalnya proyek pembangunan Jembatan pada tahun 2019-2020 yang tidak memiliki nama Gang sehingga mengundang kecurigaan warga dalam realisasi pembangunan jembatan tersebut. Konon menelan Anggaran Dana Desa sebesar Rp.40.000.000,00 (Empat puluh juta rupiah)/unit, itu yang terhimpun saat ini dan masih banyak yang belum terhimpun. Tim RN Cek N Ricek kelapangan, benar adanya fisik proyek Gang Siluman tak memiliki nama Gang dalam Pembangunan Jembatan Desa tersebut, adapun bangunan yang ada sepanjang 3 m, menggunakan Bahan kayu Ulin kelas B dan asal bangun serta pekerjaan landasan ujung jembatan dasar awal dan ujung proyek bangunan jembatan tidak di timbun, yang ada terkesan Asal jadi serta asal kerja untuk menghalalkan uang negara untuk kemakmuran masyarakat Desa Negeri Baru dengan Trick Modus Korupsi Dana Pembangunan Jembatan Desa dan landasan dasar awal dan ujung Jembatan di barau dan di timbun dengan Kayu Lokal buruk.

Tim Rajawali News (RN) konfirmasi bersama warga masyarakat setempat berinisial S. Pada hari Jum’at 28/5/21,”Apa nama Gang’nya? di katakanya,” Tidak ada Nama Gang nya, tapi ini RT.5.”Adanya proyek seperti ini apakah memuaskan atau mengecewakan terkait uang Negara untuk kepentingan kemakmuran masyarakat, jadi kalau seperti ini bagaimana Pak? Di paparkannya,”Kalau masalah mendukung atau tidak sebenarnya kami mendukung, tapi…? Tim RN lanjut mempertanyakan, ”Tapi tidak Layak ya Pak? langsung dijawab Pak S,”Kalau layak atau tidak itu urusan dia sama orang pintar mah nyan, untuk dana pembangunan jembatan itu kami warga ja tidak tau, kadang-kadang untuk proyek masuk desa jak tidak tau. Tim RN kejar pertanyakan,” Jadi bapak sedikit kecewalah ye Pak? “ Ya,” pungkasnya S.

Kepala Desa (Kades) konon terindikasi mendominasi Kasus Korupsi Dana Desa dengan bermacam modus operandi dengan membengkakan pengadaan harga satuan barang dan jasa serta fisik tidak berdasarkan desain dan ketentuan yang ada. Barang tentu Perlu di Awasi tentang indikasi maraknya kasus korupsi yang dilakukan pejabat dari perangkat desa Kades Desa Negeri Baru. Fakta Data ini menunjukan bahwa praktik korupsi marak dilakukan oleh oknum perangkat Desa, Korupsi perangkat desa jika mengacu pada data di atas, pemerintah harus melakukan evaluasi kinerja dan pemantauan pada penggunaan Dana Desa terutama Desa Negeri Baru.

Fakta menunjukan bahwa isu-isu penyelewengan penggunaan Dana Desa marak terjadi. “Ironisnya disinyalir dugaan pengelolaan Dana Desa yang masih banyak diselewengkan oleh Aparatur Desa itu sendiri, setelah praktek korupsi yang dilakukan oleh klaster politik Kades selaku perangkat desa mengakibatkan kerugian keuangan Pembangunan Desa yang Tertinggal dalam memenuhi kebutuhan hidup dasar ekonomi desa di Gohet dengan Modus Terorganisir Korupsi Dana Pembangunan Desa Oleh Kades Negeri Baru yang sopan dan santun bersama kebijakan Eksperimentalnya. Kita akan himpun data-data permulaan suatu proses tindak lanjut ke Petinggi Penegak Hukum di Pusat.

RN lanjut konfirmasi bersama Kades Negeri Baru lewat Via Seluler No.XXXXXX 9479 dikatakannya,”Ke Kantor saja, saya lagi di ladang dan sambungan hp’nya langsung di putus
.

(Yan)Team pemburu Fakta dan Berita RN/Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here