AKSI BEJAT APARATUR DESA PAREREJO KECAMATAN GADING REJO KAB.PRINGSEWU CABULI ANAK DI BAWAH UMUR

Kabupaten Pringsewu – Media Rajawalinews.online

Diduga aparatur desa pare rejo mencabuli 8 anak
Perbuatan tidak terpuji dan se nonoh asusila terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di kabupateb pringsewu perlakuan tidak senonoh tersebut di duga di lakukan oleh pejabat aparatur desa pare rejo kecamatan gading rejo kabupaten pringsewu lampung.

Terungkapnya perlakuan tidak terpuji tersebut adanya laporan dari pemuda dan masyarakat pekon pare rejo dan pengajuan korban pelecehan seksual anak di bawah umur yang ber inisial AG yang baru ber umur 12 tahun

Murianto ketua BHP pekon pare rejo mengatakan bahwa adanya laporan dari tokoh pemuda dan masyarakat pars rejo lalu di laporkanlah kepada pmerintah desa pada hari rabu 5 Mei 2021.
Kepala pekon pare rejo mengumpulkan aparatur pekon dan meliputi BHP ketua pemuda tokoh masyarakat serta korban pelecehan dan pelaku yakni Carik Desa pare rejo (Rois)

Permasalahan ini di bahas melalui musawarah desa namjn ganpa kehafiran Babinkamtipnas dan Babinsa pekon pare rejo

Lanjut murianto menambahkan dalam musyawarah tersebut pelaku yakni carik Rois mengakui semua perbjaganya dan pelaku siap menangung semua perbuatanya dan pelak siap menangung akibat dan resiko atas perbuatanya

Dalam musyawarah tersebut di ambil keputusan yakni
1 Sodara Rois carik pekon pare rejo mengakui telah berbuat dan melakukan perbuatan pelecehan sekaual terhadap anak di bawah umur
2 Carik Rois dengan suka rela menghndurkan diri dari jabatanya sebagai carik pekon pare rejo
3 Bersedia menanggung resiko dan konsekuwensi apa bila kasus ini di bawah ke ranah hukum

Atas perbuatan Carik yang merupakan pejabat di tingkat desa adalah prilaku yang sangat tidak terpuji apa lagi di lakukan kepada anak di bawah umur ini harus di hentikan agar tidak terulang kembali ucap murianto.

Sementara Pelaku sast di wawancarai Kamis 6 mei 2021 menjelaskan Bahwa benar pada malam rabu masyrakat pekon pare rejo melaporkanya kepada pemerintah desa, dan pada malam itu juga di adakan musyawarah terkait dugaan pelecehan seksual yang di akui oleh korban AG Yang di lakuan oleh aparatur desa pare rejo yakni Rois, dan pada saat itu juga rois mengakui telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak du bawah umur Termasuk Korban AG sediri, peristiwa tersebut adalah peristiwa yang sudah lama yakni berkisar antara tahun 2015 sampai 2017 Yang baru terungkap sekarang kata rois (pelaku)

Rois juga menambahkan bahwa korban pelecehan seksual yang di lakukanya sebanyak 8 korban usia di bawah umur kejadian tersebut bermula karna korban sering menginap di kediamanya dan saat malam hari di saat korban tertidur Rois pelaku melakukan aksi bejatnya Yakni dengan merabah rabah kemaluan sampai keluar seperma korban ucap rois si pelaku.

Dengan kejadian ini rois nengatakan kepada awak media dirinya sangat menyesal dan siap untuk bertanggung jawap apa bila korban melaporkan kerana hukum, ungkap Rois.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here