Di Polisikan Lagi, oknum Pengacara Natalia Rusli,Diduga Menipu Korban Indosurya Dengan Modus Rayuan

Jakarta || Media Rajawalinews.online

Dijelaskan Sugi Kepala Bagian Humas LQ Indonesia Lawfirm nantinya saksi, bukti surat dan screen capture whatsapp akan menjadi barang bukti di kepolisian, seperti di kutip dari Kabar xxi.com.

“Bukti diatas secara gamblang menerangkan bagaimana Natalia Rusli membujuk korban Indosurya untuk menyerahkan uang ke Master Trust Lawfirm dengan rayuan, nama palsu dan rangkaian kebohongan sehingga memenuhi unsur dugaan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam pasal 378 KUH Pidana Tentang Penipuan.” Ujar Sugi, Minggu, 2 Mei 2020.

LQ Indonesia Lawfirm juga menghimbau agar masyarakat tidak tertipu oleh oknum Markus mengaku Lawyer yang mencatut nama Alvin Lim, pendiri LQ Indonesia Lawfirm.

“Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP hanya ada 1 Lawfirm yaitu LQ Indonesia Lawfirm dan pelayanan jasa advokat hanya melalui rekening bank atas nama ‘LQ Indonesia Lawfirm’ dan tidak pernah mengunakan rekening pribadi untuk menampung dana Jasa Hukum,” tegas Sugi.

Modus Ketiga

Natalia Rusli Catut Nama Alvin Lim dan Juniver Girsang untuk Menarik Orang Menyerahkan Uang
Dilanjutkan LQ, Natalia Rusli dalam menjalankan aksinya menipu klien Indosurya mengeluarkan rangkaian kata-kata bohong dan rayuan.

Kata bohong pertama adalah Natalia Rusli bilang bahwa Alvin Lim dari LQ Indonesia Lawfirm yang akan menangani para korban Indosurya, tapi ternyata dalam Surat Kuasa dan Perjanjian Jasa Hukum dilakukan dengan Master Trust Lawfirm dan tidak ada nama Alvin Lim didalam surat kuasa. Uang diminta transfer ke rekening Sheilla Ariestia Edina.
(SS/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here