PWB dengan ACT berikan bantuan makan pada ODGJ di yayasan Al fajar Berseri

Kab Bekasi || Media Rajawalinews.online


Sebagai bentuk kepedulian sesama manusia Paguyuban Wartawan Bekasi (PWB) bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan bantuan makan pada Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Yayasan Al fajar Berseri yang berada di kp pulo RT 04 RW 37 desa Sumber Jaya kecamatan Tambun Selatan kabupaten Bekasi Sabtu 10/04/21. Hadir dalam acara bakti kemanusiaan tersebut, Ketua PWB Sardi beserta pengurus, Lince General Manager ACT Kabupaten Bekasi beserta pengurusnya, artis ibukota serta rombongan.


Saat di wawancarai Linceu yang akrab di sapa Teh Linceu menuturkan” ACT datang hanya membawa 600 box nasi untuk makan siang padahal jauh dari itu masih banyak sekali yang di butukan yayasan Al fajar Berseri salah satunya saat ini sedang membutuhkan 8 kamar untuk para Lansia dan ODGJ maka mari kita bantu bersama sama membangun 8 kamar tersebut melalui rekening ACT 880 880 2249″ ajaknya
Sementara itu ketua Paguyuban Wartawan Bekasi Sardi mengutarakan” Kegiatan bakti kemanusiaan yang laksanakan PWB bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai bentuk keperdulian terhadap sesama manusia, walaupun mereka dalam keadaan, Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) alias kurang waras dia juga bagian dari manusia yang di ciptakan oleh Allah, tentunya butuh perhatian dari kita yang waras. Kemudian aksi kami bersama ACT yang memberikan makan siang pada ODGJ ini agar dapat mengetuk hati para dermawan supaya mereka mau perduli untuk menyisihkan sebagian hartanya demi kelangsungan hidup manusia.
Saya juga berharap kepada pemerintah kabupaten Bekasi khusus nya dinas sosial agar dapat meningkatkan perhatiannya kepada yayasan Al Fajar Berseri yang mengurus ODGJ, Bila perlu pemerintah Kabupaten Bekasi membuat tempat penampungan atau tempat merawat ODGJ sebab di luar masih banyak ODGJ yang berkeliaran”ungkap nya
H Marsan Susanto pengurus Yayasan Al fajar di ruang kerjanya kepada awak media menceritakan sejarah berdirinya Yayasan Al fajar Berseri ” Awal mulanya saya mengurus Orang Dalam Gangguan Jiwa bermula waktu masih menjadi sopir Andong melihat orang ODGJ yang sedang makan di pinggir jalan makan makanan yang gak layak di makan oleh manusia nasi basi dan sudah di kerumuni lalat, pada hari pertama lihat saya biasa aja gak kepikiran apa apa? nah pada hari kedua hati saya mulai tersentuh dan sedih, setelah pulang narik Andong di rumah saya kepikiran terus dan akhirnya keesokan harinya orang kurang waras itu saya bawa pulang dan saya urus, walaupun pada waktu itu kondisi ekonomi saya juga masih dalam keadaan kurang baik. Seiring dengan berjalannya waktu orang kurang waras, yang saya urus itu waras dan dapat bekerja layaknya orang bisa. Seterusnya berdasarkan pengalaman dan keberhasilan ini saya membawa lagi orang kurang waras yang lain dan saya urusin lagi. Sampai sekarang pada tahun 2021 sudah ada 436 pasien. Dalam mengurus orang yang kurang waras ini banyak suka duka nya, dari mulai di anggap kaya orang gak waras juga, berurusan sama yang berwajib karena ODGJ yang saya urus keluar, ngamuk dan ngerusak rumah warga, mungkin kalau saya ceritakan semua tidak selesai dua hari, Intinya saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah perduli sesama manusia khususnya pada Paguyuban Wartawan Bekasi dan Aksi Cepat Tanggap yang pada hari sudah memberikan bantuan makan siang semoga amal ibadah di terima oleh Allah serta kita semua di sehat kan badan nya sehingga masih bisa beribadah. Dan kepada pemerintah kabupaten Bekasi saya berharap supaya bantuan dan perhatian nya di tingkatkan sebab yayasan ini masih banyak kebutuhan” tuturnya
(….)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here