BEKASI – Media Rajawalinews.online

Dengan dilantiknya Pengurus Forum Da’iyah Fatayat (Fordaf) Kabupaten Bekasi sekaligus launcing program ‘Nyantri Keren’, diharapkan para da’i wanita (da’iyah) di Lembaga Fatayat NU serta para Ustadzah yang tergabung didalamnya semakin bersemangat dan termotivasi untuk menyebarkan Dakwah Wasathiyah (dakwah yang ramah) sesuai yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Demikian perihal yang disampaikan oleh Ketua Fatayat NU Kabupaten Bekasi, Ustadzah Minyatul Ummah dalam sambutannya saat pelantikan dan sumpah janji ‘FORDAF’ yang dibacakan oleh Sekretaris Fatayat NU, Ustadzah Wulan Mayasari di ruang aula kantor PCNU Jl. KH. Mas’ud No.164, Desa Tridaya Sakti, KecamatanTambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Minggu (11/04/2021).

Minyatul Ummah juga berharap agar para da’iyah dapat mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai pengurus Fordaf dengan baik dan bisa menjadi penyebar ilmu agama yang mampu merespon kebutuhan masyarakat dengan cara-cara yang sesuai dengan perkembangan zaman saat ini.

“sebagai pembekalan tahap awal di tingkat PC, dilaksanakan kegiatan ‘Nyantri Keren’, dengan tujuan untuk pendalaman materi agar para da’iyah ini tidak sekedar pandai beretorika, tapi juga mumpuni dalam segi kualitas ilmunya. Dan setelah kegiatan Nyantri Keren di tingkat PC ini, selanjutnya para peserta Nyantri Keren akan diikutsertakan di kegiatan MKDM (Madrasah Kader Dai’yah Mahmudah) di tingkat Provinsi, dengan materi pembekalan yang lebih dalam lagi,” jelas Ustadzah Minyatul Ummah.

Ustadzah melanjutkan, “Tidak hanya sebatas materi keilmuannya, tetapi juga terkait dengan strategi dakwah, metodologi dakwah, dan lain-lain, agar para da’iyah ini semakin handal dan mampu menampilkan dakwah Aswaja Annahdliyyah dengan cara-cara yang lebih menarik sehingga bisa diterima dengan baik ditengah-tengah masyarakat,” terangnya.

Acara yang dibuka oleh Sekretaris PCNU, Kyai Syarif Bunarif ini berjalan lancar hingga selesai dan dihadiri oleh Ketua Lembaga Dakwah NU (LDNU) KH. Mukti Ali Baedhowi sekaligus memberikan tausyiah, serta para Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here