Bekasi|| Media Rajawalinews.online


Isra Mi’raj tingkatkan ketaqwaan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang (Lapas Cikarang) pada saat pandemi Coronavirus Disease 19 (Covid-19).

Senin (22/03/21), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang (Lapas Cikarang) adakan do’a bersama sekaligus melaksanakan kegiatan Isro Mi’raj di Masjid At-Taubah Lapas Cikarang.

Nuansa berbeda yang terlihat dalam pelaksanaan Isro Mi’raj di Lapas Cikarang kali ini, terlihat warga binaan pemasyarakatan yang mengikuti kegiatan tidak sebanyak biasanya.Penyebaran Covid-19 yang begitu cepat menyebabkan para pimpinan pusat mengambil kebijakan untuk mengurangi kegiatan yang melibatkan banyak orang termasuk kegiatan pembinaan di Lapas/Rutan. 

Kendati begitupun dalam pelaksanaan Isro Mi’raj di Lapas Cikarang hanya diikuti oleh perwakilan blok hunian.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lapas Cikarang Irawan Wijaya beserta para pejabat struktural turut hadir memantau pelaksanaan kegiatan Isro Mi’raj yang dipimpin oleh KH. Masthuro Rohili dari Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Irawan mengatakan kegiatan Isro Mi’raj dilaksanakan sederhana ditengah penyebaran Covid-19 tanpa mengurangi maknanya.
“Isra Mi’raj ini kita laksanakan sederhana melihat situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 namun tidak mengurangi makna bahwa kita ingin menjadikan momen ini sebagai salah satu hal yang menguatkan hati dan keimanan kita,” kata Irawan.
Selain itu Irawan mengucapkan terimakasih kepada Pembina Kerohanian dan DKM Masjid At-Taubah atas terlaksananya Isro Mi’raj.“Kami ucapkan terimakasih atas pelaksanaan Isra M’raj, ini adalah kewajiban kita dan amanah seluruh pejabat, semoga kita selalu diberikan kesehatan untuk bisa memasuki bulan Ramadhan tahun 2021.” Ucap Irawan.

“Hal-hal lain yang perlu kami sampaikan yaitu mengenai masalah Corona yang tidak hanya terjadi di Cikarang, Bekasi, di Indonesia, melainkan di seluruh dunia. Oleh karena itu kita harus tetap menjaga kesehatan dan kebersihan. Saat ini pemerintah berusaha memutuskan penyebaran penularan Covid-19, mulai dari penerapan disiplin gerakan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas), serta vaksinasi. 

Termasuk di kita kunjungan sudah dihentikan diganti dengan kunjungan melalui video call, kemudian nanti sidang pengadilan dilaksanakan di Lapas melalui Teleconference.” tambah Irawan.

“Semoga Allah SWT selalu melindungi kita, menjaga keluarga kita dirumah, mari kita dukung pemerintah untuk melawan Corona di Lapas Cikarang dengan selalu menjaga kebersihan, mengikuti peraturan dan menjaga ketertiban. Tetap bersabar, tetap Istiqomah, ambil hikmahnya, terus Berdo’a, terus berdzikir dan terus solat.” Tutup Irawan pada sambutannya.(SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here