BEKASI, Rajawalinews – Di awal tahun 2020 lalu, program BPNT bertransformasi menjadi program Sembako. Pelaksanaan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diluncurkan bertujuan sebagai upaya untuk menyaluran bantuan pangan agar lebih tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu, akan tetapi tujuan Pemerintah Pusat dengan kenyataan dilapangan bertolak belakang. Realitanya, praktik di lapangan, belum sesuai dengan harapan dan aturan-aturan yang ada.

Pelaksanaan BPNT tidak sesuai Pedum yang ada. Padahal sudah jelas di dalam Pedum bahwa prinsip pelaksanaan program BPNT salah satunya yaitu memberikan pilihan dan kendali kepada KPM untuk menentukan waktu pembelian, jenis, jumlah dan kualitas bahan pangan.

Salah satunya e-Warung yang berada di Desa Karangharum kecamatan kedungwaringin Kabupaten Bekasi yang telah menentukan berupa paket untuk KPM, e-Warung tersebut membagikan sembako berupa paket yang sudah ditentukan oleh E-warung tersebut, dengan nominal Rp.200.000, KPM mendapatkan paket seperti Beras, buah Apel, Sayuran, ayam, kacang ijo dan 10 butir telur, untuk penyaluran sembakonya pun tidak di laksanakan di lokasi e-Warung melainkan di tempat lain.

Selain itu, Salah satu warga yang menjadi Keluarga Penerima Manfaat(KPM) mengatakan bahwa dirinya baru menerima sembako pada hari Rabu (10/02) sedangkan penggesekan Kartu BPNT sudah beberapa hari yg lalu.

Saat tim Media Rajawalinews mendatangi E-Warung yang berada di Desa Karangharum, Nasan, Selaku pemilik warung mangatakan bahwa agen e-Warung miliknya atas nama anaknya tetapi untuk menyaluran sembako kepada KPM ia yang mengurus, “Untuk nama agen E-Warung ini atas nama anak saya tetapi saya yg mengurusnya, jumlah KPM disini kurang lebih 400 KPM”, Ucapnya

Lanjutnya, saat tim rajawalinews menanyakan siapa suplier e-Warung Desa Karangharum Nasan menjawab ia hanya menjadi agen e-Warung saja untuk urusan itu langsung tanyakan saja ke pak lurah Desa karangharum karna semua yang ngurus pak Lurah “saya hanya membagikan sembako kepada KPM saja untuk urusan barang sembakonya semua pak lurah yang mengurusnya”, Ungkapnya. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here