DR.H.RA
Munawar Fuad MA “Covid-19, Masyarakat Jangan Jadi Kambing Hitam”

Kabupaten Bekasi – Rajawalinews.online

Dengan belum berakhirnya masa Pandemi wabah Covid -19 di Dunia khususnya Indonesia, berbagai cara Pemerintah Pusat maupun Daerah melakukan program program pencegahan memutus mata rantai penularan dan penyebaran virus Covid -19.
Kabupaten Bekasi khusunya yang menjadi zona merah penyebaran virus Covid -19 dengan gencar melakukan vaksinasi yang di lakukan para pejabat baru baru ini,dan akan disosialisaikan ke masyarakat.

DR.H.RA Munawar Fuad MA, salah satu tokoh masyarakat berpendapat bahwa masa wabah Pandemi Covid -19 ini harus di lawan bersama baik pemerintah maupun warga masyarakat,
Jangan terus salahkan warga dan selalu jadikan warga sebagai
Kambing hitam. Semua sangat bergantung pada keteladanan pemimpin dan pemerintahan.
Solusinya harus secara utuh dan berkelanjutan, dengan langkah :

  1. Pemerintah Daerah wajib memenuhi hak setiap warga dg jaminan kesejahteraan ekonomi, sosial dan akses lapangan kerja serta perlindungan sarana dan layanan kesehatan memadai.
  2. Kewajiban pemerintah dalam menangani pandemi covid19
    Apa sudah dilaksanakan maksimal.

Pertama, TESTING. Setiap warga Bekasi wajib mendapatkan layanan Testing gratis. Faktanya Pemda belum mampu. Malah sangat memberatkan warga dg test covid rapid, swabs dan lainnya. Warga udah susah tertimpa tangga.

KEDUA, TRACING, penelusuran jejak dan mata rantai warga terpapar. Apa ini sudah dilakukan maksimal ? Faktanya belum.

KETIGA, TREATMENT, apakah layanan dan kesiapan Pemda dalam melayani pengobatan, pemulihan dan perawatan warga sudah maksimal. Ini pun masih jauh dari harapan.

Nah, kalau Kewajiban pemerintah itu terpenuhi, maka Hak setiap warga mendapatkannya.

Kewajiban warga adalah melaksanakan 3 M PLUS. Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas.

Pertanyaannya, kalau warga nganggur, gak kerja, atau kebutuhan sembakonya susah, apakah Bupati dan Pemda menjamin. Apa solusi dan Jalan keluarnya, ungkap nya.

Bagaimana Bansos dan tunjangan warga miskin, kaum dhuafa dan masyarakat terdampak, apa langkah dan usaha Pemda ?

Berapa sudah dikeluarkan dana rakyat dalam APBD untuk mengatasi dampak krisis kesehatan dan krisis ekonomi ini, tegas Munawar Fuad.

Mohon solusi Bapak Bupati, Pemda dan para Pejabat terkait.

Saya percaya warga Bekasi itu masyarakat yang baik dan patuh, serta sangat taat beragama.

Tinggal bagaimana kehadiran pemimpin dan Pemda menata dan mengatasinya.

Jika diperlukan, kami sebagai warga dan tokoh masyarakat Bekasi siap membantu. Bupati Bekasi harus memimpin langsung penyelamatan krisis dan darurat kesehatan dan ekonomi ini sangat mendesak.

Ayo semangat, lakukan yang terbaik buat warga dan masyarakat, harap DR.H.RA Munawar Fuad ,MA

(SS/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here