Lagi Lagi Oknum Pewarta Bekasi Di Duga Tipu 17 juta warga Subang

Subang -Rajawalinews.online

Miris salah satu oknum wartawan yang ber KTA kan Pewarta Bekasi di duga telah menipu warga Subang kurang lebih Rp.17 Juta.

Awal kronologi Korban Bawon (65 ,th,) yang berdomosili di Blanakan  Kabupaten Subang sekitar 4 bulan lalu meminta bantuan terkait anaknya yang tertangkap oleh aparat kepolisian Subang karena kasus,
Singkat cerita Pelaku (DV) dan temannya dua orang menemui korban dengan dalih bisa membantu dan mengeluarkan anak korban dari tahanan, dalam satu hari dengan alibi membawa lembaganya selaku Pewarta.

Korban Bawon menjelaskan ” saya sangat kecewa sampai saat ini sudah berjalan 4 bulan pak DV tidak bertanggung jawab setelah menerima. 17 juta dari saya,  saya  di ajak ke Polres dan di suruh nunggu di warung kopi depan Makodim dan bilang nya DV sebentar lagi anak bapak  keluar namun sampai saat ini DV menghilang dan ini jelas sudah nipu saya, ungkap korban.

Saya akan menemui langsung ke rumahnya atau mertuanya untuk meminta atau mengembalikan uang saya , itu pun uang dari jual rumah tapi nyatanya pak DV malah menipu saya buka membantu, tutur korban.

Lajut Bawon menceritakan ke awak media ” klo cuma kasus Ranmor kecil, pimpinan Mabes Polri sudah Sounding ke pak Kapolres , malam juga Tersangka di keluarkan ,cerita Korban.

Informasi yang di himpun awak Media  Rajawalinrews , Husen ( anak korban yang di tahan di polres) saat inibdudahvdi vonis 2 tahun 6 bulan dan ironisnya sdr Asep Kurniawan yang mulanya membantu menjadi sasaran keluarga korban karena ulah dari DA yang membawa kabur uang Rp 17 juta .

Korban dan Asep pun mencari informasi keberadaan dan kantor media tempat DA bergabung al hasil keluarga korban dapat bertemu dengan pimpinan Pewarta Bekasi dan bahkan di berikan pernyataan jaminan membantu mengembalikan uang korban karena DV salah satu anggota dari Pewarta dan pimpinannya pun ikut bertanggung jawab demi nama baik lembaga, namun sampai saat ini hanya janji jaji saja, hanya baru mengembalikan Rp. 5 juta , jelas ini membawa citra buruk dari profesi seluruh jurnalis dan wartawan, dan mencoreng nama Pewarta di dunia Jurnalis ,kata Asep dengan nada kesal..

keluraga nya mendatangi kembali kantor Pewarta di Jl Pilar Sukatani dan di terima oleh Ketua Pewarta Bekasi, ( Ayi).
Kepada keluarga korban Ayi berjanji akan membantu untuk menyelesaikan kasus ini, karena ini menyangkut lembaga kata Ayi, dan alhasil pelaku baru mengembalikan 5 juta dan sampai saat ini belum ada penyelesaian.

Pihak keluarga korban akan terus mencari DA dan akan mendatangi ke Cianjur, karena informasi nya DV pulangnya ke Cianjur di kediaman mertuanya, tutup Asep Kurniawan.

( SS/,red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here