Kabupaten Bekasi – Rajawalinews.online

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, berharap agar Finalis yang terpilih sebagai Abang dan Mpok pada tahun 2020 ini agar dapat membantu memperkenalkan, mempromosikan, semua tentang ke pariwisataan dan budaya Kabupaten Bekasi.

Hal itu disampaikan Rahmat Atong dalam acara akhir dari proses pemilihan Abang dan Mpok Kabupaten Bekasi, di Hotel Sahid Lippo Cikarang pada Minggu (13/12/2020), yang di sebut malam ke akraban atau ramah tamah, usai mengikuti proses yang begitu panjang.

Kadis Budpora Kabupaten Bekasi ini menjelaskan, acara ini guna untuk mempererat karena ada yang meninggalkan tugasnya yaitu Abang Mpok 2019 dan yang terpilih pada tahun 2020 ini yang akan mengemban tugas yang di perintahkan, dimana salah satunya iyalah sebagai duta pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dalam acara yang berlangsung tidak adanya penghargaan resmi dari pemerintah, hanya sebatas keakraban secara otomatis dengan adanya finalis yang baru terpilih maka finalis yang lama harus meninggalkan, dan memberikan yang baru untuk bertugas. Ucapnya.

Lebih lanjutnya, dengan adanya era globalisasi ini mereka harus menyeimbangkan dengan Informasi digital yang ada, sehingga mereka dapat mengimbangi kegiatan kegiatan pemerintahan daerah untuk menyampaikan kepada masyarakat.

Diacara tersebut dihadiri oleh beberapa angkatan finalis Abang dan Mpok Kabupaten Bekasi yang sudah sudah.

“Perwakilan dari beberapa pinalis yang hadir di acara ini, dari alumni 3 tahun terakhir lah, terutama finalis pada tahun 2020 karena mereka yang akan mengemban tugas baru.”Ucapnya.

Selain memberikan wawasan kepada mereka untuk menjadi duta Kabupaten Bekasi, dalam hal mempromosikan termasuk kepada wisatawan luar artinya itu di terapkan dari sisi bahasa, sisi penyampaian, sudah di latih.

Ada beberapa finalis yang terpilih, dari yang terbaik, berbakat, dengan jumlah 18 Kategori, Adapun yang ikut awalnya semua peserta dari Kabupaten Bekasi, dari 23 Kecamatan semua mewakili, namun tidak pertiap kecamatan tidak harus sepasang.

“Setiap kecamatan ada yang 4, ada yang 5, semua gak harus sepasang, bahkan ada yang 1 ada yang 2, tergantung mereka yang mengetahui informasi acara Abang dan Mpok yang mendaptar.”Ujarnya Rahmat Atong.

Dari pemerintah daerah juga sudah berupaya melakukan pemberdayaan bagi finalis yang sudah sudah, dengan mengikut sertakan mereka dalam setiap acara untuk bisa mewakili sebagai duta daerah Kabupaten Bekasi.

Kabar gembira pun di ungkapkan oleh Rahmat Atong bahwa Tahun ini Pemerintah Daerah dalam hal ini Disbudpora sudah membuat satu tempat wahana untuk mereka menyiapkan satu agenda, menyusun rencana kerja Abang dan Mpok ini.

“kita sudah siapkan di stadion wibawa mukti mungkin memang saat ini belum bisa di pakai dulu, karena belum sepenuhnya kita perbaiki secara rapih, Terhitung mulai tahun 2021 mungkin mereka sudah bisa menggunakan tempat sendiri yang di sebut Sekretariat Pamsi (Paguyuban Abang Mpok Kabupaten Bekasi).”Pungkasnya.

Terlihat semua yang hadir mengikuti prokes yang diterapkan pemerintah, dengan mencuci tangan, menjaga jarak dan wajib pakai masker.

Diketahui sebelumnya Malam puncak pemilihan duta budaya dan pariwisata Abang Mpok Kabupaten Bekasi 2020 digelar di Hotel Holiday Inn Cikarang, Cikarang Selatan, pada Rabu (10/12/2020), Sebanyak 156 peserta yang mendaftar dari 23 kecamatan, diseleksi dan terpilih 30 finalis.
(SS/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here