DMI Kabupaten Bekasi Melantik Pengurus Di 23 Kecamatan

Kabupaten Bekasi – Rajawalinews.online

Dewan Pimpinan Masjid Indonesia Kabupaten Bekasi melantik kepungurusan tingkat kecamatan sebanyak 23 Kecamatan yang ada wilayah Kabupaten Bekasi.

Acara tersebut di gelar di Hotel Grand Cikarang Jababeka, Sabtu 11/12/2020.

Hadir dalam acara tersebut beberapa pengurus DMI Kabupaten Bekasi dan Pejabat Pemerintah Kabupaten Bekasi, seperti, KH.Imam Maulana (Ketua DMI Kab.Bekasi), H.Suwito (Sekertaris DMI Kab.Bekasi), H.Uju (Sekda Kabupaten) Bekasi dan H.Abdul Aziz ( ketua Baznas) Kabupaten Bekasi.

Dalam acara Raker DMI Kabupaten Bekasi tersebut, selain melantik kepungurusan tingkat kecamatan membahas juga program program DMI Kabupaten Bekasi kedepan.

DR.H.Munawar Fuad ,MA selaku Direktur Program Nasional Dewan Masjid Indonesia yang menjadi pembicara  terkait program program DMI dalam acara tersebut menyampaikan ke awak media lewat telpon seluler nya, bahwa DMI mempunyai beberapa program program yang membangun, memakmurkan jamaah dan memakmurkan masjid, ada tiga kategori Masjid di Bekasi yaitu Masjid struktural dimana Masjid ini adalah Masjid besar seperti Masjid Agung ,Masjid Jami masjid Besar Masjid fungsional, yaitu yang dibangun Pemerintah yang berdiri dikantor pemerintah, Masjid – masjid yang di bangun pemerintah, Masjid masjid yang berada di kawasan kawasan pabrik yang saat ini data nya lebih banyak yang mengadakan kegiatan sholat jumat, yang menjadi wilayah binaan DMI dan Masjid Komunitas seperti Masjid NU, Masjid Muhamadiyah, Masjid Persis dan ada juga masjid yang agak tertutup, dan kadang ada juga kegiatan- kagiatan masjid yang tertutup dan bahkan berseberangan dan tidak terdeteksi, dan tugas DMI membina para para jamaah masjid tersebut, ungkap DR.H.Munawar Fuad.

Lebih lanjut Munawar Fuad menjelaskan program program DMI membina, memakmurkan Masjid, menjaga dan serta menjaga kebersihan menerapkan prokes ( protokol kesehatan) karena dalam masa pandemi covid-19 pada jamaah dalam menjalankan ibadah dan memastikan para Tahmid Masjid kesehatannya.

Selain memakmurkan masjid secara ibadah, pembinaan dan persatuan umat, DMI juga memakmurkan secara ekonomi umat, untuk para jamaah nya ada program pemberdayaan ekonomi umat berbasis Masjid,
salah satunya ada program sembako yang namanya Tobatan ( Toko Biatul Pangan ) yang bekerjasama dengan Bulog, Bulog sebagai penyedia bahan sembako Masjid sebagai mitra, dan ada juga program Mesra ( Masjid Sejatera) dan DMI juga membuat program UKM, usaha untuk permodalan usaha, tutup Direktur Program Nasional Dewan Masjid Indonesia, DR.H.Munawar Fuad ,MA.
( SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here