Miris ..Ada Satu Pembuatan WC 200 jutaan Di Sinyalir Gagal Konstruksi Dan Asal jadi Alias Amburadul

Kabupaten Bekasi – Rajawalinews.online

Viralnya pembuatan WC yang menelan anggaran 200 jutaan di Kabupaten Bekasi yang menjadi pertanyaan warga menjadi heboh dan buah bibir yang hangat di perbincangkan.

Dari beberapa bangunan WC tersebut yaitu salah satu pembuatan WC di SDN Karang patri 03 Kecamatan Pebayuran, dan SDN Karang bahagia 02 Kabupaten Bekasi, dengan pagu anggaran rata rata Rp. 198.396000 ( Seratus Sembilan Puluh Delapn Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Enam Ribu Rupiah).
Total Rp 98 Milyar sebanyak 448 pembuatan WC di SD dan SMP di Kabupaten Bekasi dengan anggaran APBD perubahan Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut menjadi pertanyaan besar bagi warga masyarakat Kabupaten Bekasi dan menjadi heboh pasalnya pembuatan WC yang di yang menelan anggaran hampir 200 jutaan tersebut tampak biasa saja dan bahkan banyak pekerjaan yang di lakukan para kontraktor asal jadi dan amburadul.

Dalam investigasi awak media ke SDN Karang bahagia 02 bahwa pengerjaan WC tersebut di sinyalir gagal konstruksi karena di temukan nya Spitenk dan Torn yang berantakan di lokasi karena di duga meledak, Hal tersebut terlihat dari bak penampungan air (Torn) dan Septic tank yang sudah terpasang di dalam tanah berantakan dan amburadul, dan sepertinya di sinyalur kuat tidak adanya penyesuaian suhu tanah di dalamnya sehingga kurangnya penyesuaian konstruksi kerja untuk pemasangan tornnya

Kegiatan pembuatan WC di SDN Karangbahagia 02 tersebut di kerjakan langsung oleh PT. Mekar Bangun Berkembang dengan Nomor Kontrak : 602.2/F 385 – 449 /SPK – PL/DN /2020 dengan Pagu anggaran Rp. 198.396.000,00 ( Seratus Sembilan Puluh Delapan Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Enam Ribu Rupiah).

Neng Wawa Kusmiati S.Pd selaku Kepala Sekolah SDN Karangbahagia 02 mengatakan kea awak media, bahwa memang ada pembuatan WC atau MCK dan saya melihat hari ini adanya Septic tank dan Torn yang sudah terpasang seperti meledak dan saya tidak tahu kenapa, ucapnya ( 26/11/2020)

Lanjut Kepsek dan mengenai papan proyek yang di pertanyakan, saya kurang paham, “harusnya di pasang ya bang, imbuh Kepsek.

Saya berharap adanya’ kerusakan ini harus segera di kerjakan kembali dan diperbaiki, agar janagn sampai ada korban apa lagi ini di ruang SD yang setiap hari nyak siswa, dan saya sangat khawatir dengan kondisi seperti itu, sambung Neng Wawa S.Pd selaku Kepsek SDN Karangbahagia 02 tersebut.

Dengan banyaknya kejanggalan dalam anggaran yang terapkan dalam pembuatan WC untuk SD dan SMP di Kabupaten Bekasi, Tim WRC ( Whact Relation of Corruption ) Divisi Jawabarat, Ali Sopyan menyoroti dan akan mengawal kegiatan yang menelan anggaran sekiatar Rp. 98 Milyar dalam anggaran perubahan APBD Kabupaten Bekasi 2020 dan mendesak KPK RI untuk segera menyelidiki proyek yang berbau korupsi, kata Ali Sopyan di ruang kerjanya Sabtu ( 12/12/2020.)

Ali Sopyan menambahkan ” proyek pembuatan WC ini di sinyalir ada indikasi bancakan bagi para oknum pejabat dan kontraktor yang sengaja menyikat uang negara dari APBD Kabupaten Bekasi, tutup nya.
(SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here