BEKASI, Rajawalinews – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang diperuntukan kepada Puskesmas Pebayuran yang nilainya Miliaran Rupiah diduga disalahgunakan oleh Oknum Pejabat Puskesmas Pebayuran. Yang ada dugaan anggaran tersebut dikelola sendiri tanpa adanya pihak ketiga.

Padahal seharusnya dalam anggaran yang nilainya Miliaran Rupiah tersebut ada pekerjaan yang seharusnya dikelolah oleh pihak ketiga namun kenyataannya dikelola secara swakelola.

Pasalnya Anggaran APBD yang di gelontorkan untuk Puskesmas Pebayuran pada tahun anggaran 2019 sebesar Rp 2.064.172.197 yang seharusnya menggunakan pihak ketiga namun di swakelola sendiri oleh Puskesmas Pebayuran.

Demikian juga halnya dengan anggaran Tahun 2020 ini anggaran untuk Petugas keamanan dianggarkan sebesar Rp 1.067.840.000 yang diduga tidak sesuai dalam pelaksanaannya.

Dengan banyaknya dugaan penyelewengan penggunaan anggaran APBD diminta pihak berwenang memeriksa dan menyeret oknum kepala puskesmas Pebayuran ke meja hijau, agar tidak terjadi kembali hal-hal yang merugikan masyarakat dan Negara.

Seharusnya anggaran miliaran rupiah pada Puskesmas Pebayuran itu ada kegiatan yang tidak dibenarkan untuk dikelola sendiri namun oleh pihak Puskesmas Pebayuran justru di swakelola sendiri dengan dalih sesuai aturan, padahal secara aturan seharusnya dikelolah oleh pihak ketiga.

Sementara itu saat Tim Rajawalinews Group mau mengkonfirmasi kepada pihak Puskesmas Pebayuran belum ada tanggapan  terkait anggaran APBD di Puskesmas Pebayuran.

Ditempat yang berbeda Ketua Umum Jabar Corruption Watch, Abdillah menanggapi Perilaku Oknum Pejabat Puskesmas Pebayuran, “Seharusnya pihak Puskesmas Pebayuran paham dan mengerti dengan aturan terkait anggaran yang ada dan pengelolaannya seperti apa yang benar”, jelasnya.

Abdillah juga akan mengumumkan data yang akurat terkait dugaan penyalahgunaan anggaran yang mencapai miliaran rupiah tersebut. Dan apabila ditemukan data-data yang mendukung atas kebenaran dugaan Oknum Pejabat Puskesmas Pebayuran yang melakukan kesalahan, pihaknya tidak segan-segan akan melaporkan kepada pihak yang berwenang. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here