Bekasi, Rajawalinews – Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam situasi saat ini sangat disayangkan kinerjanya bahkan nyaris luput dari perhatian.

Pasalnya dalam Pembangunan atau Rehab Gedung KH NOER ALIE ada maling berteriak mailing dan masih terbengkalai dan dibiarkan begitu saja oleh pemerintah Kabupaten Bekasi yang notabennya telah meralisasikan jumlah anggaran dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang cukup besar nilainya hingga miliaran rupiah.

Dengan adanya anggaran yang di kucurkan pada tahun 2019 itu, seharusnya berdaya guna, artinya setiap anggaran yang digunakan untuk pembangunan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan.

Namun, ada salah satu Renovasi atau rehab gedung yang sangat miris, karena setelah direhab gedung tersebut tak difungsikan. Gedung tersebut adalah Gedung KH NOER ALIE yang berada di wilayah perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Sampai saat ini gedung bersejarah tersebut sungguh ironis masih terbengkalai, malah kalau kita lihat dari dalam gedung KH NOER ALIE masih semeraut dan tidak terurus.

Dalam pelaksanaan pembangunan gedung tersebut kondisinya masih memprihatinkan, bahkan hasilnya sampai sekarang gedung pertemuan KH NOER ALIE belum terpakai.

Dengan adanya anggaran renovasi Gedung KH NOER ALIE tahun 2019 harapan kita itu bisa berfungsi kembali seperti sedia kala dan bisa dipakai oleh pemerintah Kabupaten Bekasi atau masyarakat yang ingin menggunakanya namun sampai saat ini pembangunan dan Rehab Gedung KH NOER ALIE hanya menutup atap dan mengindari kebocoran saja dan kegunanya belum bisa di pakai sama sekali.

Kami dari Sosial Control atau Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), Mepertanyakan kepada Kabag Umum juga asisten daerah yang seharusnya mempunyai monitoring waktu dalam pelaksanan supaya anggaran yang digunakan atau yang diluncurkan pada tahun 2019 itu tidak sia-sia dan harus bermanfaat karena semua itu uang rakyat.

Desas-desus dimasyarakat mengabarkan bahwa ada dugaan proyek Renovasi atau rehab gedung KH NOER ALIE dipangkas dan sehingga tidak maksimal pemanfaatannya.

Kabar angin mengatakan pembangunan proyek renovasi atau rehab gedung KH NOER ALIE lepas tanggungjawab, seolah-olah maling berteriak maling. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here