PURWAKARTA, Rajawalinews.- Galian tanah merah Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta
“menantang” Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dengan tetap membuka galiannya.

Seperti diketahui, pada sidak Bupati Purwakarta bersama jajarannya beberapa waktu lalu, galian tanah Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao ditutup sampai ijin galian C turun.

Menurut salah seorang warga, keberadaan galian mengganggu wilayahnya.

“Terutama instalasi pengolahan air (IPA) PDAM Mulyamekar yang berdekatan dengan galian. Jika terjadi kesalahan teknis, maka penampungan air PDAM bisa jebol,” katanya.

Oleh karena itu, dia berharap Bupati Purwakarta bisa bertindak tegas dengan menutup galian tersebut.

“Jangan sampai penampungan air PDAM jebol baru ditutup. Itu bisa merusak reputasi bupati,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi alasan LPM Mulyamekar tetap membuka galian, Ketua LPM Atim menjelaskan, LPM dan PMJ akan membuat perkebunan duren musangkin dan alpukat.

“Semua kami lakukan untuk pemberdayan masyarakat mulyamekar agar lebih baik lagi kedepannya dan mengurangi pengangguran,” kata Atim. (Vans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here