Karawang, Rajawalinews – Kabar adanya sekolah bodong di Kabupaten Karawang membuat salah satu Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu Agustina,.S.H, meminta Dinas Pendidikan Jawa Barat melakukan pendataan ulang sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat di Karawang.

Ia mengatakan, apabila hal tersebut benar adanya sangat merugikan masyarakat, khususnya di dunia pendidikan, serta mencoreng nama baik dunia pendidikan di Kabupaten Karawang.

“Jangan sampai ketika mereka mempunyai ijazah tingkat SMA/SMK sederajat tidak diakui negara,” ucap sosok wanita yang akrab dipanggil Emak tersebut.

“Kami minta Dinas Pendidikan kroscek dan pendataan semua sekolah SMA/SMK sederajat di Karawang. Khawatir benar adanya sekolah bodong, tidak memiliki perizinan dan sebagainya merugikan masyarakat nantinya,” ucapnya.

Emak juga menyampaikan, saat ada peralihan SMA/SMK ke Provinsi Jawa Barat seharusnya pihak dinas melalukan pendataan secara menyeluruh dari kota hingga daerah, baik negeri maupun swasta.

Lanjutnya, jangan sampai ada pembiaran dari pemerintah daerah terkait sekolah bodong yang sepertinya semakin menjamur di Kabupaten Karawang.

“Pihak dinas harus cepat tanggap dalam hal ini,” tegasnya.

Emak juga mempertanyakan sikap dari Dinas Pendidikan itu sendiri, apabila ada sekolah yang sudah meluluskan siswa dan siswinya sementara status sekolah tidak berizin. Apakah ijazah siswa itu diakui atau tidak oleh negara?

“Jangan sampai menjadi bom waktu dikemudian hari bagi alumni, oleh sebab itu, sebelum terlambat maka sebaiknya segera melakukan pendataan. Kemudian pembinaan sekolah-sekolah agar tidak ada yang bodong,” ucapnya dengan tegas.

Selanjutnya ada pemerataan sekolah di tiap kecamatan. Tentunya sesuai standar kualitas pendidikan. Sehingga masyarakat tidak kesulitan mencari sekolah yang sesuai standar kualitas pendidikan di tingkat kecamatan. (Opk/Har)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here