PURWAKARTA, Rajawalinews – Ketua Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP), Zaenal Abidin mempertanyakan kapasitas anggota DPR RI Dedi Mulyadi yang ikut serta dalam pertemuan antara Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dengan pengusaha galian tanah merah Sukatani.

Menurut pria yang akrab disapa ZA,
dalam acara tersebut bupati, sekda, dan pejabat OPD wajar ikut dalam pertemuan dengan pengusaha. Tetapi kehadiran mantan bupati yang datang setelah bupati keluar ruangan sangat tidak layak.

“Jika benar adanya DM melakukan pertemuan dengan pengusaha tambang di kantor Bupati, itu tidak patut. Anggota DPR RI tidak ada kaitannya dengan galian tanah. Pa Dedi harus sadar diri, jika dia bukan bupati lagi dan tidak pantas keluar masuk ruangan bupati, walaupun itu istrinya,” ujarnya.

ZA menambahkan, bupati Anne harus tegas menyikapi masalah ini. Jangan sampai urusan pemerintah daerah dicampur adukan dengan keluarga.

“Bupati sebagai publik figur harus memberikan contoh baik terhadap masyarakat. Jangan sampai warga menyangka ada KKN antara Bupati dan suaminya yang juga anggota DPR RI,” katanya.

Sementara itu, saat Sekda Purwakarta, Iyus Permana dikonfirmasi terkait kapasitas Dedi Mulyadi yang datang dalam pertemuan tersebut, Sekda tidak memberikan jawaban. Pesan yang dikirim melalui WhatsApp hanya dibaca saja. (Vans)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here