KOBAR KALTENG ‘’ RAJAWALINEWS ‘’

Modus Proyek milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan PNS Juni Gultom sebagai Kadis PU di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Pangkalan Bun (P-Bun) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Ikwalnya Pekerjaan Penataan Estetika Jalan Udan Said Lingkungan Pasar Indra Sari P-Bun. Pembangunan ESTETIKA atau Penataan Trotoar dikerjakan CV. KAIROS UTAMA tahun 2020 akan tetapi pada tahun 2019 dikerjakan CV.IZZAKA KARYA dengan anggaran 1,9 Milyar.


Awak Rajawalinews Group dan Cakra Buana Konfirmasi pada Pengawas Proyek ESTETIKA yang tak mau sebutkan namanya pada Awak Rajawali, dikatakan Pengawas proyek,” Ini satu paket proyek tahun 2019 dengan proyek itu,”ujarnya, Pengawasnya bukan saya, saya hanya disuruh mengawasi proyek ini. Dipertanyakan awak RN dan Cakra Buana,”Proyek APBN atau APBD ini proyek?

Dijawab,”Proyek APBD milik Dinas PU. Saat dipertanyakan terus dan terus ini proyek siapa dan perusahaan mana yang mengerjakannya dan yang suruh gawas proyek ini siapa? Dikatakannya,” Saya disuruh Pak Yuli dan yang mengerjakannya adalah PT. Bakti Nusa,” pungkasnya pengawas yang tak mau sebut namanya.

Ditegaskan Ketua L-KPK (Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi) Kalimantan Tengah Mawardi dan Lembaga Hukumnya, Rabu (11/03/20),” Aneh sekali itu Proyek dari Tahun 2019 sampai Tahun 2020 dikerjakan terus bentuk Model proyek berlanjut-lanjut dan itu-itu aja di tempat yang sama dengan proyek tak jelas, sedangkan di dalam Plang Proyek pelaksananya CV. KAIROS UTAMA tetapi yang dikatakan Pengawas suruhan Pak Yuli adalah PT.Bakti Nusa yang kerjakan. Ini sudah tak jelas seputaran Proyek Penataan Estetika Jalan Udan Said Lingkungan Pasar Indra Sari P-Bun. Sudahlah Proyek Penataan Estetika dan Proyek pembangunan Pasar semua tak jelas, itu hanyalah Modus Proyek-proyekan untuk menghantam Keuangan Negara, kuat dugaan ini proyek Rekan-rekanan satu aliran berjema’ah, Bentuk Proyek akal-akalan untuk sebuah kepentingan Korupsi dengan bentuk menggunakan aliran sesat Kekuasaan dalam jabatan Plt. Ka.Dinas PU Kobar Juni Gultom bersama rekanan Kontraktornya. “Terangnya Ketua L-KPK dan LBHnya.

Pamer Kerja, Pamer Jabatan, Pamer Prestasi. Ketika engkau mati barulah sadar yang dulu dibangga-banggakan dan mati-matian untuk mendapatkanya tak satupun akan menolongmu, itulah Bangkai Dunia Pelaku Korupsi memakan uang Negara untuk kepentingan Hak masyarakat. Korupsi adalah suatu tindakan kejahatan yang berakal. Hal ini memberikan gambaran jika pelaku Sang Korupsi dalam kekuasaan jabatan merupakan orang yang picik, culas dan Penjalim, Bahkan kelebihan yang dimiliki di atas rata-rata metal yang lainnya. Hanya orang-orang yang lebih berani dan berakal cerdas yang bisa memberantas mereka. Mari berantas korupsi saat ini. Seharusnya dirimu malu, pakai barang dan fasilitas mewah curian dari Negara untuk dan atas nama Rakyat. Sungguh dirimu lebih keji daripada para pencuri setan Tuyul di seputaran Dinas PU Modus Proyek Tak jelas. * (iyan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here