Opo Nuryono. (dok)

BEKASI, BPK – Suasana haru dan sedih menyelimuti keluarga besar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Pebayuran, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, acara pisah sambut kepala sekolah tersebut di hadiri oleh para guru SMPN 2 Pebayuran,  Ketua Komite, perwakilan siswa-siswi, para guru SMPN 2 Pebayuran. Yang mana acara pisah sambut tersebut antara Kepala Sekolah yang lama yaitu Opo Nuryono karena alih tugaskan menjadi Kepala SMPN 1 Pebayuran, diganti dengan Sawat Suhendra.

Perputaran atau rotasi, mutasi adalah hal biasa dalam sebuah institusi atau organisasi. Demi penyegaran dan pembinaan karir merupakan alasan pertimbangan dan pembenar terjadinya pergantian pimpinan, demikian halnya yang terjadi di SMPN 2 Pebayuran.

Selama menjabat Kepala Sekolah di SMPN 2 Pebayuran banyak pelajaran dan pengarahan yang diberikan kepada Bapak dan Ibu Guru, serta siswa-siswi SMPN 2 Pebayuran, untuk kemajuan bersama dan meningkatkan kinerja sekolah baik tenaga pendidik maupun peserta didiknya.

Dalam sambutannya, Opo mengatakan, sangat berat meninggalkan keluarga besar SMP Negeri 2 Pebayuran ini, karena begitu dekatnya rasa kekeluargaan dan kebersamaan di sekolah ini. “Tetapi karena kewajiban bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) harus bersedia ditempatkan dimana saja, maka dengan rasa sedih dan haru maka perpindahan ini harus lewati,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang berlangsung sederhana ini, dihadiri oleh dewan guru, staf tata usaha, dan perwakilan siswa-siswi, dengan acara sambutan-sambutan, pemberian kenang-kenangan, saling bersalaman. (MC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here